Orang
yang lanjut usia tetap wajib menjalankan puasa Ramadlan. Kecuali jika
ia tidak mampu melaksanakannya karena pikun atau fisiknya lemah tidak
mungkin melakukan puasa, maka ia boleh tidak puasa dan menggantinya
dengan memberikan kepada orang miskin satu mud (+ 6,5 ons) makanan untuk
satu harinya.
Dalam Kifayatul Akhyar, juz: 1, hal: 212:
Dalam Kifayatul Akhyar, juz: 1, hal: 212:
والشيخ الفاني إن عجز عن الصوم يفطر ويطعم عن كل يوم مدا
“Dan
orang tua pikun jika tidak mampu melaksanakan puasa Ramadlan, maka boleh tidak
puasa, dan memberikan kepada orang miskin seharinya satu mud makanan”(Kifayatul
Akhyar, juz: 1, hal: 212).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar