Menelan air ludah yang masih terasa bau
pasta gigi sehabis sikat gigi tidak membatalkan puasa, sepanjang air ludah
benar-benar sudah bersih dari pasta gigi atau benda lain. Sebab bau / rasa
pasta gigi atau pengharum mulut seperti listerine yang tersisa di dalam mulut
bukanlah termasuk benda yang merusak kemurnian dan kesucian air ludah.
Dalam Al Bayjuriy, juz: 1, hal: 302:
وخرج
بالعين الريح والطعم فلا أثر لمايجده الشخص في فمه من ريح الطيب وطعم الحلاوة مثلا
“Bau dan rasa tidak termasuk benda (sehingga jika masuk kedalam rongga tubuh tidak membatalkan puasa), maka tidak ada pengaruh pada apa yang dirasakan seseorang dalam mulutnya, semisal bau harum atau rasa manis”(Al Bayjuriy, juz: 1, hal: 302).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar