Minggu, 21 Juli 2013

8. Apakah menelan dahak yang ada dalam tenggorokan itu membatalkan puasa?


Menelan dahak yang ada dalam mulut membatalkan puasa, kecuali dahak tersebut masih di dalam tenggorokan dan tidak bisa diupayakan keluar untuk diludahkan. Sedangkan batas pangkal mulut dengan tenggorokan adalah makhrajnya huruf kha'.

Dalam Tanwirul Qulub, hal: 228:

فلووصلت نخامة من الرأس او الصدر إلى حد الظاهر من الفم وهو مخرج الحاء المهملة وقيل الخاء فجرت الى الجوف بنفسها وقدر على مجها أفطر بخلاف ماإذاعجز عن مجها فلا يفطر

“Maka jika dahak dari kepala atau dari dada sampai pada batas luar mulut yaitu tempat keluarnya huruf ha’ dan dikakan huruf kha’, lalu mengalir ke dalam perut dan mampu dikeluarkan untuk diludahkan, maka membatalkan puasa. Berbeda jika tidak mampu dikeluarkannya maka tidak membatalka n puasa”(Tanwirul Qulub, hal: 228).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar